Tempat Terbaik bagi Penggemar Mainan

Mainan tak hanya menjadi kesukaan anak-anak. Ia juga bisa memikat kaum dewasa dengan desainnya yang menawan. Karena itulah di berbagai belahan dunia, museum mainan menjadi salah satu tempat wisata yang menarik bagi pengunjung.

Indonesia mungkin hanya punya Istana Boneka di Ancol. Tapi di beberapa negara, termasuk di Malaysia, mereka membangun museum untuk menaruh berbagai koleksi mainan, mulai mainan berbentuk lucu untuk anak perempuan sampai robot-robotan untuk anak lelaki. Berikut beberapa museum mainan di dunia.

Doll and Puppet Museum, Vienna (Austria)

Museum ini memiliki koleksi hingga 30.000 mainan. Koleksi ini juga bukan mainan sembarangan karena mayoritas mainan asli yang diproduksi di Eropa disimpan di sini. Salah satu koleksi yang dipamerkan ialah mainan karya seniman Gabriella Falk Stall dan vintage toys dari Vienna’s History Museum. Selain itu boneka dari porselen atau boneka yang desainnya sangat rumit, juga dipamerkan di sini. Kebanyakan adalah boneka buatan Jerman dan Prancis. Doll and Puppet Museum dibangun pada 1728, dengan desain ala rumah Baroque. Ia mulai dibuka untuk publik pada 1989. Tak hanya memamerkan koleksi bonekanya, museum ini juga bisa memperbaiki mainan yang rusak. Jadi jika Anda punya mainan kesayangan yang sulit diperbaiki, coba saja dibawa ke museum ini.

Pollock Museum, London (Inggris)

Pollock Museum menjadi salah satu museum mainan tertua di dunia, dibangun pada 1956. Awalnya, museum ini hanyalah satu ruangan kecil. Namun kini, museum yang juga dikenal dengan nama London Toy and Model Museum ini berkembang sangat besar dan menempati ruangan di London’s Scala Street, salah satu wilayah populer di London. Pollock Museum memiliki ribuan koleksi mainan, dari mainan robot hingga boneka dari seluruh penjuru dunia. Tak heran, pencinta mainan banyak yang berkunjung di sini. Museum ini juga memiliki toko mainan yang menjual berbagai suvenir museum.

Prague Toy Museum, Praha (Republik Ceko)

Datang ke museum yang ada di Praque Castle ini akan sangat menyenangkan. Bayangkan saja, ada begitu banyak koleksi mainan di sini. Ada mainan Yunani kuno, koleksi boneka Barbie sejak tahun ‘60-an sampai sekarang, mainan tradisional Ceko, mainan bohemian, sampai mobil-mobilan dan pesawat. Ada pula koleksi mainan asli karya ilustrator dan kartunis hebat Ivan Steiger yang dibuat dari kayu dan timah. Praque Toy Museum disebut-sebut sebagai museum mainan terbesar kedua di dunia. Mereka memiliki tujuh ruang pameran dengan lebih dari dua lantai gedung.

Penang Toy Museum, Penang (Malaysia)

Siapa sangka museum mainan terbesar justru ada di negara tetangga, Malaysia. Dengan luas hingga 650 m2, museum ini memiliki lebih dari 100.000 koleksi mainan, kebanyakan adalah mainan modern seperti robot-robotan. Museum ini juga dilengkapi dengan teknologi suara-suara yang aneh dan motion effect, sehingga pengunjung bisa menemukan suasana yang menarik dan atraktif saat mengunjunginya. Penang Toy Museum dibangun Loh Leun Cheng, pencinta mainan yang mengagumi Pollock Museum di London. Saat mengunjungi museum tersebut pada usia 19 tahun, Loh berjanji untuk membangun museum mainan. Dia pun melakukan perjalanan mencari mainan-mainan modern di seluruh dunia untuk disimpan di museumnya. Sekarang ini, museum milik Loh dikunjungi lebih dari 2.000 orang tiap harinya.


House on the Hill Toy Museum, Essex (Inggris)


Museum ini unik karena menyimpan begitu banyak mainan dari berbagai bidang, dari yang berkaitan dengan TV dan film, musik rock ‘n roll, sampai buku. Salah satunya ialah memorabilia Beatles dan beberapa mesin musik kuno. Ada pula mainan boneka Barbie dan Sindy,Teddy Bear, mainan kereta, sepeda Putri Diana, sampai replika mahkota kerajaan. Totalnya, ada 80.000 koleksi yang bisa dilihat di museum ini dan umumnya memang mainan khas laki-laki. Museum ini juga mencakup mainan dari zaman Victorian sampai era terkini. Jadi tak heran jika mengunjungi House on the Hill Museum, pengunjung bisa menyaksikan evolusi dunia mainan dari sisi desain dan kemodernannya. (herita endriana)

(Koran Sindo, Sabtu, 24 April 2010)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s