Membuat Daftar Isi di WordPress

Anda ingin membuat daftar isi yang berisi tentang seluruh postingan blog anda? Caranya cukup mudah. Anda cukup mengikuti cara-cara yang saya tulis di bawah ini:

1. Buat post (posting) baru atau pages (halaman) baru, kemudian pada mode “html” pastekan kode dibawah tanpa tanda ” / “ (hapus tanda ” / “) : [/archives]

Setelah selesai, klik tombol “Publish”. Gampang kan?

Untuk membuat daftar isi dengan menu dropdown : [/archives format=option]

Contoh shortcode yang lain :

  • Menampilkan arsip 12 bulan terakhir: [/archives limit=12]
  • Menampilkan arsip 12 bulan terakhir dengan menampilkan jumlah arsip: [/archives limit=12 showcount=true]
  • Menampilkan arsip 18 hari terakhir: [/archives limit=18]
  • Menampilkan arsip 32 posting terakhir: [/archives limit=32]
  • Menampilkan arsip 3 minggu terakhir: [/archives limit=3]
  • Menampilkan arsip 12 bulan terakhir dalam bentuk menudropdown disertai tampilan jumlah arsip: [/archives format=option limit=12 showcount=true]
  • Menampilkan arsip 17 minggu disertai tampilan sebelum dan sesudah text: [/archives limit=17 before=' lama ' after=' baru ']

Keterangan :

  • Ingat! paste-kan tanpa tanda ” / “.
  • Untuk menaruhnya disidebar, gunakan widget text.

2. Disamping menampilkan daftar isi otomatis di posting atau pages, anda juga dapat menampilkannya di sidebar blog. Mengingat daftar isi yang ditampilkan banyak, kita membuatnya dengan menggunakan textarea agar terlihat lebih ringkas.

Caranya : aktifkan widgwet Text yang baru, kemudian paste-kan kode dibawah di widgets text anda tanpa tanda ” / ” pada shortcode.

<div style="overflow:auto;width:200px;height:150px;text-align:left;">[/archives]</div>

Keterangan :

  • width : lebar text area (sesuaikan lebar sidebar blog anda).
  • height : tinggi textarea (sesuaikan tinggi sidebar blog anda).
  • text-align : perataan text.

Jika kode masih tidak dapat berjalan, silahkan ketik secara manual dengan menggunakan keyboard.

3. Permasalahan yang muncul saat kita membuat daftar isi otomatis (shortcode) adalah jika kita menampilkan seluruh arsip blog, maka akan memakan ruang satu halaman. Dikarenakan jumlah arsip yang banyak dan coba anda bayangkan jika arsip blog anda sudah bertahun-tahun, berapa panjang arsip yang akan ditampilkan dalam satu halaman? Untuk mempersingkatnya agar dalam 1 halaman agar terlihat ringkas, kita dapat menggunakan textarea seperti terlihat disisi kiri blog ini.

Terlihat ringkas bukan? Cara memasangnya sangat mudah, sisipkan shortcode pada textarea. Lihat contoh :

<div style=”overflow:auto;width:193px;height:250px;background-color:#ffecff;background-attachment:scroll;background-repeat:no-repeat;background-position:center center;background-image:url(‘https://zulqifli777.files.wordpress.com/2010/06/destroy.gif&#8217;);text-align:left;border:2px solid #0000b9;padding:7px;”>
<span style=”font-size:12px;color:#800080;font-family:Arial-black;”>[/archives]
</span>
</div>

Setelah itu anda copy dan paste-kan pada area penulisan pada mode HTML”, tapi ingat! pada shortcode hapus tanda “/”. Tampilan arsip blog anda tidak akan terlihat pada area penulisan, untuk melihatnya ‘Publish’ dahulu dan klik tombol ‘Preview Changes’.

Keterangan :

  • width : lebar textarea.
  • height : tinggi textarea.
  • background-color : warna background textarea.
  • background-image : alamat gambar.
  • background-position : letak posisi background gambar pada textarea.
  • text-align : perataan pada text.
  • padding : jarak antar text dengan textarea.
  • border : tebal tipisnya bingkai textarea.
  • solid : warna bingkai textarea.
  • font-family : jenis text.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s