Kumpulan Cerita Lucu Bagian 2

Membaca dari Kanan ke Kiri

Seorang salesman Coca-Cola baru saja kembali dari tugasnya di Pedalaman Tembok China. Dengan wajah yang sangat kecewa ia berhadapan dengan bossnya. Si Boss bertanya “Kenapa kamu gagal melakukan transaksi di China?”

“Saat tiba di China saya begitu yakin bisa menjual produk kita…” kata si salesman.
“Cuma, ada satu masalah, saya tidak mengerti bahasa China, jadi saya memutuskan untuk mempromosikan produk ini melalui poster bergambar….”

Poster pertama gambarnya seorang pria yang sedang sekarat & kehausan di tengah perjalanannya di Tembok China , poster selanjutnya bergambar pria tersebut kemudian meminum Coca-Cola, dan poster terakhir bergambar pria tersebut akhirnya bangkit kembali dengan kondisi yang segar bugar.

Kemudian 3 poster tersebut saya tempel di seluruh penjuru China .”

“Lho bukannya itu ide yang brilian? Tapi kenapa kamu masih gagal dalam menjual?” tanya si Boss.

Si Salesman menjawab “Saya tidak tahu kalo orang China membaca dari kanan ke kiri”

Kamu Mengaku Saja

Seorang guru Sejarah memberikan pertanyaan kepada murid-muridnya,
“Anak-anak, siapa yang menulis Pancasila dan UUD 1945?”
Murid-murid semua diam seribu bahasa. Karena hingga menjelang usai jam pelajaran belum satu murid pun menjawab, sang guru marah dan akhirnya menghukum seluruh muridnya berjemur di lapangan upacara hingga sore hari. Salah seorang murid tersebut, sebut saja Anto, tiba di rumah dengan menangis tersedu-sedu. Ayahnya yang keheranan bertanya,
“To, kenapa kamu? Berkelahi?”
Anto menjawab, “Bukan Pak, tapi kami dihukum jemur oleh pak Guru.” Ayahnya bertanya lagi, “Kenapa sampai dihukum?”
Anto menjawab, “Kami tidak menjawab siapa yang menulis Pancasila dan UUD 1945, pak” Tiba-tiba muka sang Ayah merah padam dan menampar anaknya itu sembari menghardik,
“Kenapa tidak mengaku saja kamu yang menulisnya!!!”

Indonesia Tetep Canggih

Dalam rapat perkembangan teknologi abad-21, ada utusan dari indonesia, jepang dan amerika. Amerika melihatkan kemajuan teknologinya.
Saat ada telpon masuk, Amerika tidak lagi menggunakan hp, tapi memegang kancing bajunya dan berbicara.
Orang Indonesia heran “Wuih gila loe yach, bisa kayak gitu”
Orang jepang langsung nyeletuk, “Wach punyaku lebih gila lagi nich….”dan kemudian dengan jari jempol dan kelinking orang jepang itu menelpon rekannya, ck..ck…’ memang gila nich…,”kata orang indonesia itu dengan rasa kagumnya. akhirnya orang indonesia ini bingung, apa yang akan ditunjukkan kepada kedua rekannya itu. tiba-tiba orang indonesia ini menggetarkan badannya dan matanya merem melek. orang amrik dan jepang bingung, lantas bertanya,” hi..hi… kamu sedang ngapain…..”
“Hus diam !!! fax sedang masuk nich….!!!” kata orang indonesia

Segalanya Hitam

Alkisah di negara Afrika sana, manusia yang paling hitam adalah yang paling hebat! Hitam dalam arti hitam segala-galanya, itulah Negro Sejati! Ada 3 orang anak kecil yang sedang membandingkan kehitaman Bapaknya.
Anak yang ke 1 : ” Babe gue kemarin sedang ngupas Apel, eh..tangannya
terluka, DARAH nya HITAM!!!!…
Anak yang ke 2 : “Papi ku kemarin sedang benerin Parabola,eh..terjatuh
sampai patah tulang, TULANG nya HITAM !!!”
Anak yang ke 3, nggak mau kalah hebat : “Hm.. itu belum seberapa,tadi
malam waktu kami sedang nonton TV diruang keluarga, tiba-tiba Bokap
gua KENTUT, …..e-eh,…tiba tiba seluruh ruangan jadi GELAP !!!!!!”

Jangan Besar-besar Dong

Para santri di suatu pondok pesantren masing-masing memelihara beberapa ekor ayam. Suatu hari pak Ustadz ingin mengetahui bagaimana reaksi salah seorang santrinya bila satu ayamnya dicuri. Maka suatu malam ayam peliharaan si Muhaemin diambil diam-diam, dipotong, kemudian dagingnya dibagi-bagikan kepada semua santri.
Esok harinya, Muhaemin melapor kepada gurunya. “Pak Ustadz, tadi malam ayam peliharaanku dicuri orang.”
Pak Ustadz menjawab, “Sudahlah, jangan bersedih. Ayammu itu kan pada hakikatnya milik Allah yang dititipkan kepadamu.”
Muhaemin mengangguk-angguk kemudian ngeloyor pergi sambil garuk-garuk kepala. Dia berniat memberikan pembalasan kepada ustadznya itu.
Pada keesokan harinya, dia mencuri kambing milik pak Ustadz, dipotong,
disate, kemudian dibagi-bagikan kepada semua penghuni pondok pesantren. Malam itu terjadi pesta makan sate yang begitu meriah.
Esok pagi, pak Ustadz marah bukan kepalang melihat kambing miliknya
dicuri orang. Dikumpulkannyalah semua santrinya sambil menghardik,
“Hayo mengaku, siapa yang mencuri kambing saya kemarin?”. Semua
santri diam ketakutan. Tak lama kemudian Muhaemin bertanya, “Pak Ustadz, bukankah kambing yang hilang itu pada hakikatnya adalah milik Allah?”
Pak Ustadz menjawab, “Punya Allah sih punya Allah … tapi jangan yang besar-besar dong!”

Anjing Buluk

di suatu desa konon terdapat kolam yang ajaib , yang konon bisa merubah muka dan tubuh orang suatu hari ada seorang wanita tua yang datang kesana , di depan kolam itu dia bertemu bapak-bapak seumurannya. si ibu berkata ” pa apa bener nih kolam ajaib yang bisa ngerubah muka orang “.
ga tau atuh neng , gosip eta mah neng , coba aja neng kata si bapa . tiba- tiba si ibu teriak saya ingin jadi bella safira , jebur si ibu nyemplung , pas keluar “ajaib si ibu berubah mukanya.
si bapak itu kaget setengah mati “wah kok bisa ngerubah saya juga ingin ”
kata si bapa . lalu si bapak itupun nyemplung ke kolam dgn berteriak ingin
jadi jeremi thomas , akhirnya wajah si bapak itu pun berubah. Ternyata disitu ada pemuda yang melihatnya ia pun ingin merubah mukanya , lalu ia bertanya kepada si bapak itu bagaimana caranya setelah di beritahu ia langsung mempraktekkannya . ia mengambil ancang -ancang . dengan
sekuat tenaga ia berlari , menuju kolam “saya ingin jadi… ” tiba -tiba ia
tersandung batu dan mengumpat “anjing buluk” , jeburrrr…

Sama-sama Goblog

Suatu hari ada dua orang kaya lagi duduk di cafe, sambil ngegosipin sopirnya. Orang kaya I : ” Heyy, elo tau nggak, sopir gue ini blo’onnya setengah mampus ! Elo nggak percaya ? nih liat.”
Terus dia panggil sopirnya si Ah Beng ” Ah Beng, ini 10 dollars, pergi ke toko mobil, dan beliin gue Mercedez.” Ah Beng pun menjawab dengan sopan,
” Yes Sir !! Righ A way !!” Terus langsung cabut ke toko mobil. Orang kaya I itu terus bilang ke temannya,
” Liatkan ? Apa gue bilang….dia bener-bener blo’on..”
Orang kaya II : ” Haha….itu sich belon apa-apa, elo mau liat apa yang namanya stupid ? Nih gue tunjukin apa yang namanya Stupid.” Terus orang kaya II manggil sopirnya Si Ali. ” Ali, pergi ke rumah gue, pulang, liatin
apa gue ada di rumah atau nggak ?” Ali: ” Yes Sir !! Right A Way !!” dan dia langsung cabut ke rumah tuannya.
Orang kaya II terus bilang ke temannya tadi, ” Liat kan apa gue bilang ? dia nggak punya otak buat mikir, bahwa gue kan nggak mungkin bisa berada di
2 tempat sekaligus. Nggak berapa lama, kedua sopir itu ketemu di jalan,
Ah Beng : ” Ehh you know, my boss is very stupid laaaahhh. Dia kasih gue 10 dollars dan nyuruh gue beli mercedez di toko mobil, mana mungkin ?? Elo kan tahu sekarang kan hari minggu laaahh.Semua toko yach tutup!!”
Ali : ” Elo kira boss elo stupid ha ? boss gue lebih stupid lagi !! Masa dia nyuruh gue balik ngeliatin, apakah dia ada di rumah…..Padahal dia kan bisa ngecek sendiri pake handphonenya ke rumah !!”

Sama-sama Miring

Seorang anak muda yang kesehariannya nongkrong di lampu merah. Suatu hari ia nongkrong memakai sendal jepit yang sudah tua sekali, kemudian ia melihat seorang pejabat dengan mobilnya yang sangat bagus berhenti karena berpaspasan lampu merah dan si anak muda mendekati mobil tersebut sambil mengetuk kaca mobil yang dikendarai oleh sang pejabat. Si bapak menurunkan kaca mobilnya dan bertanya “ada apa dik”, dan si anak muda tersebut mengatakan,
“Pak, gimana kalo mobil bapak yang bagus ini ditukar dengan sendal jepitku”
si bapak mengatakan sambil melihat sendal yang dipakai oleh anak muda itu,
“Kamu udah gila ya, masak mobil mau ditukar sama sendal jepit”
Dan si anak muda mengatakan,
“Nggak kok pak, aku cuman test sama bapak ya siapa tau kalo otak bapak yang miring”.

Nyontek

Suatu hari orangtua amin dipanggil kepala sekolah
kepsek: “anak bapak telah menyontek amir.”
ortu : “anak saya tidak pernah menyontek kalau menyontek buktinya apa?”
kepsek: “ini soal no 1 siapa pahlawan dari aceh?amir menjawab cut nyak dien amin juga menjawab sama.”
ortu : “itu kan suatu kebetulan.”
kepsek: “tapi soal no 2 siapa yg membunuh ken arok? amir menjawab gue nggak tau dan amin juga menjawab apalagi gue, nggak tau.”
ortu : “???????”

Nggak Mau Jadi Suku Jawa

Pada suatu hari semua orang hutan berkumpul mengadakan rapat,membahas tentang semua suku yang ada di indonesia. Ketika Raja orang hutan bertanya
“Hai kalian semua ….. kita akan bangun sebuah kota di hutan ini, masing-masing harus mendaftar sebagai suku yg ada di Idonesia,”
“iya….iya….iyaaaaa.” jawab semua
“kamu jadi suku batak,”
“saya siap,”
“kamu jadi suku sunda ,”
“saya siap,”
“kamu jadi suku madura ,”
“saya siap,”
“kamu jadi suku dayak,”
“saya siap ,”
Ketika yang terakhir di tanya,
“Hai … kamu jadi suku jawa…..!”
Dengan muka masam yg terakhir menjawab,
“saya tidak mau jadi suku jawa”
Dengan tegasnya dan sambil marah-marah…!
“Apa alasan kamu kok nggak mau jadi suku jawa …?”
dia pun menjawab … dengan tegasnya …
“kalau saya jadi suku jawa saya pasti DITRANSMIGRASIKAN LAGI KE HUTAN !!!”

Gambar Cicak

Seorang wanita yang tukang berselingkuh sering ia dilaporkan sama tetangga kepada suaminya,
Tetangga: “istri kamu sering berselingkuh jika kamu keluar kerja”
suami: “aku ngak percaya.”
suaminya bertanya pada istrinya :
suami : “betul kamu sering berselingkuh waktu aku keluar kerja”
Istri : “kalau kamu ngak percaya kamu buat tanda di kemaluanku.”
Sang suami membuat gambar cicak di atas anu sang istri.
Pada waktu sang suami keluar kerja datang teman selingkuh istrinya, dan gambar cicak tsb terhapus karena sang suami menggambar dengan spidor WB, sang istri takut ketahuan sang suami lalu ia menyuruh teman selingkuhnya menggambar kembali gbr cicak tsb, pada waktu menggambar cicak tsb kepalanya menuju ke anu sang istri, sang suami pulang dan dia dilaporkan sama tetangga bawha istrinya ada berselingkuh lagi, sang suami masuk rumah dan memeriksa gbr cicak tsb, ternyata kepala ciak tsb sudah menghadap kebawah. Sang suami bertanya kepada sang istri kenapa kepala cicak ini menghadap ke bawah, sang istri menjawab karena cicak mencium bau, akhirnya sang suami menyuruh istrinya mandi.

Tikus dan Kelelawar

Suatu hari dua ekor tikus ngobrol diatas atap rumah dan mereka seekor tikus yang beridentitas sebagai tikus bapak dan tikus anak dan kemudian seekor kalelawar terbang melewati diatas kepala mereka dan,
si tikus anak bertanya kepada bapaknya “itu si pak,kok wajahnya mirip dengan kita.
si tikus bapak menjawab “yang mana,nak”
si tikus anak “yang baru aja terbang melewati di atas kepala kita”
si tikus bapak menjawab “oh itu,masa kamu nggak kenal sih”
si tikus anak “siapa sih”
si tikus bapak “itu kan om kamu yang kerja di penerbangan”.

Raja Lawan Pedagang

Seorang anak memanggil pedagang es cendol.
Pembeli : bang beli es cendolnya….gelas besar berapa?
Pedagang : cuma seribu Rupiah dik !
Kemudian diberikannya satu gelas tapi tidak berisi penuh.
Pembeli : kok nggak penuh bang ?
Pedagang : Rewel amat sih..tinggal diminum,
jawabnya ketus..!
Pembeli : bang.., pembeli itukan raja..!
Pedagang : Raja..??, raja kok beli cendol!
Pembeli : ????!!!!!

Dikira Kotak Obat

Pasien : Dok, tolonglah sembuhkan penyakit saya. Saya sering berjalan di waktu tidur.
Dokter : Ini kotak yang bisa menyelesaikan persoalanmu. Setiap malam, ketika Anda sudah bersiap untuk tidur keluarkan isi kotak itu dan taburkan di lantai sekeliling tempat tidurmu.
Pasien : Kotak apa ini, Dok? apakah sejenis serbuk penenang?
Dokter : Bukan. Ini kotak paku payung.

Berhasil Kerja

Sebuah keluarga yang malang itu, akhirnya tahu bahwa salah satu anak gadisnya bekerja sebagai pelacur di kota Surabaya. Si Ibu pun menangis tersedu-sedu.
“Kenapa anda menangis?” tanya tetangga, “Yang sudah terjadi biarlah terjadi, yang penting kita selalu berdo’a semoga ia segera sadar.”
Sambil mengusap air matanya, Si ibu menjawab dengan terbata-bata
“Saya menangis bukan karena itu, tetapi saya menangis terharu karena Dia adalah anak satu-satunya dari enam bersaudara yang akhirnya berhasil
mendapatkan pekerjaan.”

Mami Payah

Seorang anak kecil berkata kepada ayahnya: “Pap, aku sedih karena Mami tidak tahu bagaimana mengurus anak.”
Papi : “Kenapa kamu bilang begitu?”
Anak : “Ya…karena mami selalu menyuruh saya tidur malam hari saat saya belum mengantuk dan membangunkan saya pagi hari saat saya masih mengantuk.”

Lupa Bawa Kacamata

Suatu hari seorang presiden sebuah negara berkembang pergi melihat pameran lukisan-lukisan. Karena saat itu beliau mengalami sakit mata dan penglihatannya kabur, maka ia mengajak satu ajudannya untuk menuntunnya.
Presiden : “Wah, lukisan ini bagus. Gambar ikannya bener-bener hidup.”
Ajudan: “Shttt… Jangan keras-keras Pak. Itu gambar buaya.”
Kemudian mereka berpindah ke lukisan lain.
Presiden: “Gambar Gajah ini benar- benar gagah.”
Ajudan: “Shttt… Ojo keras-keras Pak. Itu gambar banteng.”
Presiden itu kemudian menahan diri memberi komentar sampai ia tiba pada satu pojok ruang pameran dia berseru:
“Wah, sing iki apik tenan. Lukisan Gorila nya begitu nyata anatominya.”
Ajudannya langsung tertegun dan berkata:
“Pssttt…. Jangan keras-keras Pak. Itu cermin !

Ibu-ibu Tuli

Empat puluh ibu-ibu Dharma Wanita yang pernah memborong belanjaan di Bangkok dipimpin istri Meneer Van Dhanu tiba di ruang seleksi. Malaikat
yang bertugas segera menerima mereka.
“Ibu-ibu, siapa di antara kalian yang waktu di dunia suka berbelanja hingga berkoli-koli,” tanya malaikat. Kecuali seorang, semuanya mengacung sambil
menekuk muka malu-malu. :
“OK, saya cuma mau tanya. Sekarang siapa di antara kalian yang tak pernah mempercayai suaminya?” lanjut malaikat.
Tiga puluh sembilan di antara wanita itu mengacungkan jarinya. Cuma Nyonya Van Dhanu yang tidak. Melihat hal itu, malaikat cuma bisa menggelenggelengkan kepalanya kemudian mengangkat telepon.
“Hallo neraka?!… Apakah masih ada kamar untuk tiga puluh sembilan wanita yang tak pernah mempercayai suaminya dan satu untuk seorang wanita yang tuli?!”

Perbincangan di Akhirat

Andi : Kenapa kamu sampai di akhirat ini?
Alan : Suatu hari,aku pulang dari kantor dan aku mendapati istriku tanpa busana dan dalam keadaan gugup,Intuisiku mengatakan bahwa dia habis menyeleweng, dengan sangat marah kulemparkan kulkasku ke arah seorang laki-laki yang kutemui berdiri di depan rumahku hingga dia tewas , ternyata dia cuma tetanggaku yang kebetulan lewat Dan karena kesalahan itu, pengadilan memutuskan hukuman mati bagiku. Kalau kamu kenapa?
Andi : Suatu hari aku baru pulang dari kantor, aku berdiri di depan rumah tetanggaku, bermaksud meminjam tangga, tetapi tiba-tiba sebuah kulkas melayang ke arahku, dan tahu-tahu aku berada di sini.
Alan : Kalau begitu,kau pasti orang yang kulempar, maafkanlah aku.
Andi : Tidak apa-apa.
Alan : Kalau kamu kenapa bisa tiba di sini? (tanya Alan pada salah seorang pria yang berdiri di sampingnya)
Pria : Akulah orang yang berada di dalam kulkas itu.

Masalah dengan Pelupa

Si Samsul memang sangat pelupa. Menyadari kekurangannya dia konsultasi dengan temannya.
Joko : Kamu sudah usaha apa?
Samsul : Saya sudah beli buku mengenai Program kilat meningkatkan daya ingat yang disusun oleh seorang profesor terkenal.
Joko : Hasilnya?
Samsul : Sama saja
Joko : Teorinya gagal?
Samsul : Bukan begitu…Saya lupa dimana meletakkan buku itu….

Pakai Tusuk Gigi

Siang yang cerah di suatu rumah, Nyonya, sambil berteriak,:
“Iyem, Parto!!! Coba kesini sebentar!”
Iyem & Parto : “Iya, Nya.”
Lalu cepat-cepat datang. Setelah sampai, segera berlutut ketakutan, karena memang nyonya mereka yang satu ini galak bin ajaib.
Iyem : “Ada apa, Nya?”
Nyonya : “Saya mau tanya, siapa saja sih yang suka memakai tusuk gigi di rumah ini. Kok belum ada seminggu, sudah habis. Perasaan, saya baru memasukkan yang baru kemarin lusa. Lho kok sekarang sudah tidak ada sama sekali?”
Iyem : “Anu, Nya. Bapak kan setiap habis makan selalu pakai tusuk gigi.”
Nyonya : “Itu sih saya tahu, Yem. Saya juga, tetapi sebanyak-banyaknya
Bapak dan saya memakai, tidak akan habis secepat ini.”
Iyem : “Anu, Nya. Den Iwan juga sering mengambil dalam jumlah yang
banyak, tapi saya tidak tahu untuk apa.”
Parto : “Katanya sih untuk prakarya, Bu.”
Nyonya : “Oh, ya sudah. Itu sih tidak apa-apa kalau untuk pelajaran. Tapi kalau tidak salah saya sering lihat kamu juga sering pakai tusuk gigi kan?”
Iyem, sambil malu-malu karena ketahuan, “Heh, iya Nya, tapi sedikit kok,
kalau perlu saja.”
Parto, tanpa perasaan bersalah, “Iya Nya, dia boros. Harusnya seperti saya saja yah, Nya. Setelah pakai, saya kembalikan lagi ke dalam tempatnya.”

Takutnya Sama Ayam

Alkisah ada orang gila yg mengira dirinya tuh jagung jadi dia takut banget sama ayam, .. karena takut banget di makan. tiap kali liat ayam.. dia pasti lari terbirit2. akhirnya, orang gila ini dimasukin ke rumah sakit jiwa.
Setaun… dua taun.. tiga taun… akhirnya dia dipanggil oleh sang dokter.
“kamu sudah tau sekarang kamu ini siapa?” kata si dokter.
“sudah dokter,” sahut si orang gila
“jadi kamu ini siapa?”
“saya orang, dokter.”
“bener?”
“iya dokter, saya orang.. bukan jagung.”
“jadi kamu gak takut lagi sama ayam kan?”
“enggak dokter.. gak takut lagi..”
sang dokter pun manggut2… mengira si orang gila udah waras.
“tapi dokter,” sela si orang gila,” saya ada satu pertanyaan..”
“apa itu?”
“ayam2 itu….. tau gak ya kalau saya sudah berubah jadi orang?” tanya
si orang gila dengan muka khawatir.

Namanya Tono

Pada suatu hari, di dalam salah satu kelas di suatu SD.
Ibu Guru : “Anak-anak, sebelum pelajaran dimulai Ibu akan mengabsen
terlebih dahulu.” Mulailah nama siswa-siswa di kelas disebutkan.
Ibu Guru : “Ani Syafitri ?”
Ani : “Saya, Bu.”
Ibu Guru : “Budi Idaman ?”
Budi : “Hadir, Bu.”
Ibu Guru : “Tono Surtono M.?”
Tono : “Ada, Bu.”
Ibu Guru berpikir sejenak, lalu berkata, “Coba ke depan sebentar, Tono.”
Tono lalu maju dan menghadap Ibu Guru dgn bertanya-tanya dlm hatinya.
Ibu Guru : “Siapa yang dulu memberi nama kamu, Tono?”
Tono : “Ayah saya. Kenapa Bu?”
Ibu Guru, sambil menjelaskan pelajaran Bahasa Indonesia yang baik dan benar, “Tolong bilang kepada Bapakmu, namamu kurang bagus, pengulangan nama Tono pada Surtono kurang efektif, terkesan boros!”
Tono sambil agak kesel, berkata “Baik, Bu. Nanti pesannya akan saya
sampaikan.”
Ibu Guru : “Baiklah, terima kasih. Lalu, M. itu sendiri kepanjangan dr apa?”
Tono, sambil ngeloyor pergi “Mar-tono, Bu.”

Kamu Tidak Bodoh Kok

Seorang anak yang agak bodoh sedang bercerita tentang kejadian di sekolah kepada ibunya.
Anak : ” Bu, tadi sewaktu pulang dari sekolah teman-teman mengejekku,
mereka bilang aku ini bodoh !”
Ibu : ” Itu tidak benar ! Kamu tidak bodoh kok. Kalau kamu rajin belajar
pasti kamu lebih pintar dari mereka !”
Anak : ” Tapi mereka bilang aku ini bodoh seperti ayahku!! Mirip kerbau !!!”
Ibu : ” Hus !!, Jangan bilang begitu nanti dia marah !”
Anak : ” Lho, memangnya kerbau bisa marah ??!!”

Kamu Mesen Pasir Juga Ya?

Disebuah kota ada sebuah gereja Katholik dengan pastornya yang mempunyai rencana untuk merenovasi gereja itu menjadi lebih besar.
Pastor itu juga mempunyai seekor burung beo yang sudah terlatih sedemikian rupa. Pada suatu hari Pastor tersebut menelepon toko bahan material untuk mempersiapkan kira-kira 2 truk pasir.
Pastor : Tapi tolong jangan dikirim dulu karena saya harus mendapatkan persetujuan dari Roma, tetapi cukup persiapkan saja pasir tersebut.
Pemilik toko : Okey, Pastor
Dua hari kemudian Pastor tersebut datang kegereja dan dia kaget sebab didepan gereja sudah menumpuk 2 truk pasir yang belum dia pesan (karena persetujuan dari Roma belum didapatkan).
Pastor tersebut marah-marah dan dia menanyakan semua pekerja di gereja tersebut, tetapi tidak ada yang mengaku. Pemilik toko tersebut bersumpah-
sumpah bahwa yang memesan itu adalah pastor sendiri, suaranya mirip, katanya. Si pastor mulai curiga kepada si burung Beo, karena burung ini memang sudah sangat terlatih dan dapat menirukan banyak suara, bahkan bisa menelepon.
Pastor kepada burung beo : Kamu, ya, yg menelepon ?
Burung Beo : Enggakk, enggakkkk.
Pastor : Awas, kamu!!!
Pastor tersebut menelepon toko bahan bangunan dan meminta agar pasir tersebut diambil kembali karena dia belum merasa memesan dan
membutuhkan pasir tersebut sekarang. Pasir tersebut diambil kembali oleh toko bangunan. Tetapi dua hari kemudian saat pastor tersebut datang kembali ke gereja, didepan gereja sudah menumpuk kembali 2 truk pasir seperti terjadi beberapa hari yang lalu. Sang pastor kembali marah
-marah dan kembali menanyakan semua pekerja di gereja tersebut, tetapi kembali jawabannya sama, yaitu mereka tidak tahu menahu mengenai hal tersebut. Ini pasti ulah si Beo, pikir si Pastor…. Pastor langsung
masuk keruang kerjanya, dan dilihatnya si Beo sedang bersiul-siul dengan paras muka innocent.
Pastor (marah-marah) : Kamu pasti yang pesan pasir, ya!
Beo : Engak, engakkk, engakkkk. Orang engak pesen!!
Pastor : Alaa, pasti kamu ! Awas kalau berani lagi bertingkah, gue…….(mikir)…. gue….gue salib elo.
Dengan marah-marah juga diteleponnya toko bahan bangunan dan minta agar pasir diambil lagi. Tentu saja toko bahan bangunan enggak mau, tapi masak sih Pastor berbohong, pikir pemilik toko, dan akhirnya pasir
tersebut diambil juga. Keesokan harinya si Pastor datang lagi ke gereja, dan bener…………..pasir tadi ada lagi didepan gerejanya. Kembali ditanyanya semua pekerja gereja, jawabannya sama seperti yang sudah sudah, yaitu
“enggak tahu” Yakinlah si Pastor bahwa ini pasti ulah si Beo. Dengan berangnya dia masuk ke ruang kerjanya dengan membawa kayu, paku dan palu. Ditangkapnya si Beo, dan disalibnya si Beo. Beo itu tentu saja menjerit-jerit, “bukan saya, engakkk, engakkk,,”, tapi si Pastor tidak peduli. Disalibnya si Beo, digantungkannya di dinding dan ditinggalkannya beo tersebut. Suasana ruang kerja pastor sepi sekali, yang terdengar
hanya tangisan si Beo. Anda tahu, kan, biasanya digereja Katholik selalu ada salib didinding ruangannya, begitu juga dengan ruang kerja si Pastor. Beo tersebut menangis dan tidak sengaja ketika dia menoleh ke samping dilihatnya ada salib dengan patung disalib tersebut. Kembali dengan
muka innocentnya, burung beo tersebut bertanya kepada patung yang disalib tersebut : “Mesen pasir juga, ya ??”

Minum Air Suci

Empat orang biarawan diijinkan untuk pergi bermalam minggu oleh Pastur, namun harus melaporkan hal apa saja yang telah mereka lakukan. Keesokannya ….
Biarawan I : Pastur semalam saya telah berdosa karena menonton film, yang tidak sepantasnya di tonton
Pastur : Dosamu telah diampuni, karena kamu telah mengaku, Sekarang pergi dan minumlah air suci !
Biarawan IV , yang berada urutan paling belakang tersenyum kecil.
Biarawan II : Pastur, semalam saya berdosa karena saya tidak hati-hati mengendarai motor shg menabrak seekor anjing dan membunuhnya !
Pastur : Dosamu telah diampuni, karena kamu telah mengaku, Sekarang pergi dan minumlah air suci !
Biarawan IV, kembali tersenyum, diikuti dengan tertawa “he..he..he…”
Biarawan III : Pastur semalam saya berdosa karena, tidak sengaja melihat tetangga saya sedang mandi
Pastur : Dosamu telah diampuni, karena kamu telah mengaku, Sekarang pergi dan minumlah air suci !
Biarawan IV tidak tahan lagi tertawa makin keras “Hua…ha…ha….”
Pastur : Mengapa kamu tertawa seperti itu, Apa yg kamu lakukan semalam ?
Biarawan IV : ” Saya buang air kecil di tempat air suci, pastur ! “

Tidak Perlu Kuatir

Di dalam mata pelajaran Sex Education untuk kelas dua, terjadi pembicaraan antara murid dengan guru,
Ani : “Bu guru, bisakah ibu saya hamil?”
Guru : “Berapa umur ibumu?”
Ani : “40 tahun, bu..”
Guru : “Ya, dia bisa hamil, Ani”
Ani : “Lalu bisakah kakak perempuan saya hamil?”
Guru : “Berapa umur kakakmu?”
Ani : “19 tahun, bu..”
Guru : “Ya, tentu saja dia juga bisa, Ani”
Ani : “Mmm… bisakah saya hamil, bu?”
Guru : “Berapa umurmu, Ani?”
Ani : “7 tahun, bu”
Guru : “Oh, kalau begitu kamu belum bisa hamil”
Tiba-tiba, Dodi yang duduk dibelakang Ani, mencolek sambil berbisik,
“Tuh kan, apa saya bilang.. tidak ada yang perlu kita kuatirkan!”

Pendaratan di Matahari

Suatu ketika (dua tahun dari sekarang). Beberapa negara maju tampaknya sudah mulai berani investasi di Indonesia. Mulailah wakil wakil negara itu mengirim Technokrat dan Perdana Menterinya. Sampailah mereka pada pembahasan perusahaan2 milik negara (BUMN), yang seharusnya amat menguntungkan itu. Ketika pembahasan sampai kepada industri pesawat terbang (IPTN), tampillah sodara Ilham Habibie untuk presentasi.
Ilham : “Suatu kehormatan bagi kami bisa presentasi di hadapan bapak2″
Mahattir (Malaysia) : “To the Point aja, apa yg sodara banggakan dari IPTN?”
Ilham :” Oke, ternyata kami tidak lagi memproduksi pesawat Yang mulia,kami telah memproduksi roket ” (sambil dengan bangga memperlihatkan prototype yang masih anget).
Tony Blair (Inggris) : “Trus, apa keunggulan roket IPTN ini ?”
Ilham : “Kalo Amerika cuma bisa mendaratkan manusia pertama dibulan, maka Roket kami akan bisa mengantarkan manusia ke matahari”
Hadirin : ” Wow……!
Tony Blair : “Eh, eh… sebentar mas…,itu apakah Roket anda nggak kebakar, kalo mendarat di matahari. Khan disana panasss…”
Ilham (dengan santainya menjawab) : “Lho, jangan khawatir pak, saya dan team sudah dengan cermat memperthitungkan, sehingga Roket kita akan
sampai Matahari pada malam hari….

Monyet Gembira Loka

Saking susahnya nyari kerjaan, akhirnya seorang lulusan ITB terpaksa menerima tawaran untuk bekerja di Kebun Binatang Gembira Loka.
“Apa boleh buat daripada nganggur, kerja beginian juga bolehlah, yang penting halal!” begitu tekadnya. Maka sejak hari itu sang insinyur muda mulai bekerja sebagai ‘monyet monyetan’ Sepanjang hari harus betah mengenakan baju monyet, pakai topeng monyet sambil mengunyah pisang atau kacang rebus terus terusan. Dan harus jempalitan selincah mungkin untuk menarik perhatian pengunjung. Pokoknya tak beda dengan monyet asli yang sudah mulai punah. Tak ayal lagi pengunjung Kebon Binatang Gembira Loka membludak lantaran mau ngeliat si monyet super yang konon tidak hanya lincah dan gesit tetapi juga cerdas, Wong ITB kok… Sayang sekali yang namanya sial itu sulit dielakkan … dan akhirnya bisa datang juga.
Sedang enak enaknya jempalitan, tiba tiba: gedebuk… Byurrrrrrrrr…
Sang monyet terjatuh ke dalam kandang buaya. “Waduh, mati aku!” pikiran sebelon dimangsa oleh buaya buaya ganas itu. Tapi ketika mulut buaya
terbuka lebar siap menggigit…. dari dalam terdengar suara berbisik:
jangan takut mas….. kami dari UI”

Dua Malaikat

Dua orang wanita prostitusi ditangkap saat mobil mereka parkir ditepi sebuah jalan. Mereka pun bertanya alasan polisi menangkap mereka :
” Sebenarnya apa alasan Anda menangkap Kami ? ”
Polisi : ” Tulisan di mobil kalian itulah penyebabnya “, lain kali jangan jalan-jalan dengan mobil bertuliskan ‘Dua cewe’ bisa segala gaya, tiga ratus ribu saja untuk berdua. ”
” Kalau soal itu kenapa dua pemuda yang menggoda kami tadi dengan mobil bertuliskan ‘Dua pemuda baik-baik mencari sumbangan dana untuk pembangunan rumah ibadah’, mereka khan sama dengan kami. ”
Polisi : ” Oh jelas beda, mereka punya legitimasi keagamaan,sedangkan
kalian tidak. ”
Keesokan harinya kedua prostitusi tadi parkir lagi di jalan yang sama dgn mobil bertuliskan ” Dua malaikat cantik mencari domba yg sesat’. “

ANDA BELUM BERUNTUNG

Seorang anak telah menelan uang logam Rp.100,00 kemudian ia memberitahukannya kepada sang ibu, tapi sang ibu mengatakan kalau uang tsb,akan keluar pada saat buang air besar.Pada saat anak ini buang air besar, yang keluar bukan 100 tetapi 500. Sang ibu pun penasaran,ia berpikir bila uang ditelan maka akan keluar lebih banyak. Tanpa pikir panjang lagi, ia menelan Rp.10.000 dengan harapan bisa keluar yang lebih besar. Pada saat buang air besar,yang keluar bukan uang ,tapi sebuah gulungan kertas kecil. Setelah dibuka,di sana tertulis,”ANDA BELUM BERUNTUNG”

Kue Apel dan Kopi

Bambang yang tidak bisa berbahasa Inggris beremigrasi ke New York. Ia mendapat pekerjaan, dan teman-temanya mengajarinya untuk mengucapkan “kue apel dan kopi” dalam bahasa Inggris agar ia dapat memesan makanan sendiri. Keesokan harinya, Bambang masuk ke sebuah rumah makan. “Pesan apa?” tanya pelayan.
“Kue apel dan kopi,” kata Bambang.
Karena hanya itu yang dapat dikatakannya, ia terpaksa memakan kue apel dan kopi setiap hari selama satu bulan. Ketika ia mengeluh pada teman-temannya, mereka mengajarinya untuk mengucapkan “roti daging”.
Dengan berbekal tambahan kata-kata barunya, Bambang masuk ke restoran dan langsung memesan, “Roti daging.”
“Ayam atau sapi?” tanya si pelayan.
“Kue apel dan kopi,” kata Bambang.

Selamat Datang Kembali

Seorang turis mengendarai mobilnya sepanjang jalan pedesaan, dan tiba-tiba dilihatnya papan tanda yang isinya, ” Jalan ditutup – Dilarang masuk.”
Jalan didepannya kelihatan bagus baginya, dan karena merasa dirinya pelancong yang berpengalaman, dia tidak mengacuhkan tanda larangan tersebut dan tetap jalan terus. Ketika setelah lima kilometer dia sampai ke sebuah jembatan rusak dan dia harus balik lagi mengikuti jalan tadi.
Ketika dia sampai ke papan peringatan yang tadi dilewatinya, dia membaca kalimat yang tertulis di balik papan. ” Selamat datang kembali, Tolol.”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s