Kumpulan Cerita Lucu Bagian 1

Membaca Cepat

Di sebuah barak militer, Kopral Jono sedang ngobrol dengan Kopral Iwan.

Iwan: Apa yang sedang kamu kerjakan, Jon?

Jono: Menulis surat buat istri saya.

Iwan: Tapi, koq kamu menulisnya lambat?

Jono: Sebab dia tidak bisa membaca cepat.

Tembak Tangannya

Seorang komandan berdebat dengan prajuritnya tentang strategi melumpuhkan gerilyawan.

Prajurit: Bolehkah menembak kakinya?

Komandan: Ingat, hanya tembak tangannya!

Prajurit: Lho, kalau tangannya, dia masih bisa berlari!

Komandan: Kalau ditembak kakinya, nanti dia masih menembak!!!

Mencelupkan Jari

Sepasang suami istri yang baru saja menikah tengah berbaring. Sang istri telah bersiap-siap untuk tidur sedangkan suaminya menyalakan lampu baca untuk membaca sebuah buku.

Pada saat tengah membaca tersebut, si suami berhenti sejenak, memasukkan tangannya ke dalam celana isterinya dan meraba-raba ‘kolam’ istrinya tersebut. Lantas ia meneruskan bacaannya. Ia kembali melakukan hal ini berkali-kali sehingga lama-kelamaan isterinya menjadi terangsang. Tak lama kemudian, istrinya bangun, duduk pada badan suaminya serta mulai membuka baju dan celananya.

Suaminya menjadi heran dengan perbuatan isterinya ini dan bertanya, “Apa-apaan ini? Kok lepas baju segala sih?”

Jawab istrinya, “Kamu memasukkan jarimu berkali-kali. Aku pikir itu adalah pemanasan dan kau ingin ‘mengajakku’ malam ini…”

“Ah, nggak sama sekali kok!”, jawab suaminya.

“Lantas, kenapa kau melakukan itu terus-menerus?”

“Aku cuma membasahkan jariku agar bisa membalik halaman pada buku yang sedang aku baca ini.”

“Kurang azaaarrr…!!!”

Putri Katak Bertemu Engineer

Sang engineer berjalan cepat melintasi tepi sungai, ketika terdengar suara panggilan. Setelah diamati, ternyata suara itu berasal dari seekor katak. “Hai tunggu,” kata si katak, “Aku sebenarnya putri yang cantik, tapi sedang dikutuk. Tapi kalau kamu menciumku, aku bisa jadi putri lagi. Ciumlah aku!”

Dengan hati-hati si engineer memungut si katak, lalu memasukkannya ke saku jaketnya. Si katak berteriak, “Hai, ciumlah aku! Kalau aku sudah jadi putri, aku mau jadi pacarmu semalam.”

Si engineer cuma tersenyum kecil. “Iya deh, nggak semalam. Seminggu penuh deh!!!” teriak si katak. Si engineer senyum lebar, mengeluarkan katak dari saku, mengelus-elusnya, kemudian memasukkan kembali ke saku. Si katak berteriak putus asa, “Ya deh, aku mau jadi pacar kamu seumur hidup. Tapi cium aku dong. Nanti aku jadi putri yang cantik sekali, yang akan menemani kamu selamanya.”

Akhirnya si engineer buka suara juga. “Hey. Tahu nggak. Aku itu engineer. Aku nggak punya waktu buat pacaran. Tapi punya katak yang bisa bicara, keren juga.”

Kalau Bumi Penuh

Dalam diskusi di N.A.S.A. Amerika Serikat,ada 3 negara diundang untuk mengambil dan mencari solusi agar manusia bisa tinggal di planet lain selain bumi yang makin padat ini. Mereka itu berasal dari negara Amerika Serikat, Inggris dan Indonesia.

Saat itu di depan para juri yang menilai usul masing-masing, dan begini usul mereka bertiga saat diskusi:

Amerika: “Kami mengusulkan pindah ke Bulan atau Mars saja.”
Juri: “Tapi kami belum melihat kehidupan disana saat ini.”

Inggris: “Kami usul pindah ke planet Venus, pasti lebih oke.”
Juri: “Kami perlu waktu dan penyelidikan lagi untuk itu.”

Indonesia: “Kami cuma usul jika kita dipindahkan ke PLANET SENEN saja, dan di sana ada pentas musik dangdut live, stasiun Kereta Api, Supermarket Matahari, Hok Ben, Mc Donald, Pizza Hut dan banyak yang lainnya. Dijamin tidak akan sengsara selama-lamanya apabila kita semua tinggal di sana.”
Juri: “Good… good… good, usul anda sangat baik dan bagus.”

Indonesia: “Hidup Indonesia…3x!!!”

Jack, Queen, dan King

Bu Guru bertanya kepada murid-muridnya, “Siapa yang bisa berhitung?”

Si Noel mengangkat tangan.

“Benar kamu bisa berhitung?”

“Bisa Bu. Ayah yang mengajari.”

“Baik, coba kita lihat. Setelah tiga, berapa?”

“Empat.”

“Bagus. Setelah enam?”

“Tujuh.”

“Setelah sembilan?”

“Sepuluh…”, jawab si Noel.

“Bagus sekali. Rupanya ayahmu benar-benar tahu bagaimana mengajar berhitung. Lalu setelah sepuluh?” tanya Bu Guru lagi.

Dengan senyum penuh keyakinan, si Noel menjawab, “Jack, Queen, dan King.”

Baik-baik Aja

Pak Rizal terkenal sebagai guru yang galak. Suatu hari beliau mengajak diskusi dengan melempar pertanyaan, “Bagaimana hubungan Pancasila dengan UUD45?”

Karena mungkin kelas tegang, tak ada seorang muridpun yang mau mulai memberi komentar atau menjawab.

Selang beberapa menit kelas masih diam, pak Rizal menunjuk Abong.

“Bong! Bagaimana hubungan Pancasila dengan UUD45?”

Dengan tegas Abong menjawab, “Baik-baik aja pak!”

Ular Phiton Chaya Gak Peduli

Seorang anak perempuan yang masih kecil dan imut sedang mendekati seorang peternak kelinci yang berdekatan dengan rumahnya.

Anak kecil: “Pak peternak, aku mau satyu kewinci.” (dengan nada imutnya).

Peternak: (peternak itu pun kemudian berlutut dan berkata) “Oohh, anak kecil yang cantik, kamu mau kelinci?”

Anak Kecil: “Iya Pak, saya mau kewinci itu.”

Peternak: “Kamu mau yang mana?” (dengan nada halus) “Mau yang warna putih, ato yang coklat, ato yang belang2, semuanya punya bulu yang halus.”

Anak kecil: “Chaya lasa ulal piton chaya gak peduli sama warna nya.”

Peternak: (Pingsan)

Seperti Bayi yang Mungil

Sepasang kekasih yang hendak menikah sedang berkencan. Si cewek berbisik pada kekasihnya, “Sekarang waktunya kita saling jujur agar kelak kita tidak kecewa.”

Si cowok mengangguk.

“Sesungguhnya dada saya rata seperti papan, kalau kau tidak suka katakan saja. Kita bisa batalkan rencana pernikahan ini. Saya siap menghadapinya…”, kata si cewek.

Cowok dengan lembut menjawab, “Itu tidak masalah, Sayang… Bagiku seks bukanlah hal yang terpenting, tetapi cinta kasih.”

Cewek pun lega mendengarkannya. “Saya juga perlu mengatakan sesuatu sejujurnya padamu…”, sambut cowok. Cewek mengangguk tersenyum.

“Sesungguhnya ‘anu’ saya seperti bayi yang mungil…”, kata cowok.

“Sstt…sudahlah itu tidak soal. Bagiku seks juga bukanlah hal yang penting. Tetapi cinta kasih.”, sahut cewek. Cowok pun lega mendengarkannya.

Malam pengantin tiba. Cewek mulai membuka baju dan tampaklah dadanya yang memang benar-benar rata. Cowok hanya tersenyum melihatnya. Kemudian cowok mulai membuka celananya sehingga tampaklah ‘anu’nya.

Melihat itu cewek menjerit dan pingsan. Setelah siuman, si cewek bertanya, “Kau katakan punyamu seperti bayi yang mungil…?”

“Yah memang seperti bayi yang mungil, panjang 40 cm dan berat 2,5 kg…”

Atau Bagaimana

Budi membawa istrinya ke dokter dan berkata, “Tolong kami Dok. Nita sudah lima bulan ini tidak mau melayani saya di ranjang.”

Dokter berkata, “Tolong Anda tunggu di luar, biar istri Anda bisa bicara bebas dengan saya.”

Setelah Budi keluar, Nita bercerita, “Sejak lima bulan ini, setiap pagi saya harus ke kantor naik taksi, padahal saya tidak punya uang. Lalu sopir taksi akan bertanya, ‘Kamu akan bayar atau bagaimana?’ Jadi saya pilih aja bagaimana.

Akhirnya saya masuk kantor kan terlambat. Bos saya berkata, “Kamu mau diberi surat peringatan atau bagaimana?” Saya sih pilih bagaimana. Pulang kantor, saya naik taksi lagi, tapi nggak punya duit. Sopir taksi berkata, ‘Kamu mau bayar atau bagaimana?” Ya saya pilih bagaimana.

Begitu setiap hari, jadi setibanya di rumah saya sudah capek dan tidak bernafsu lagi.”

Dokter berkata, “Jadi kita akan memberitahu suamimu atau bagaimana?”

Nama Orang Jawa

Bagi orang Jawa, kalimat Shakespeare tidak berlaku, karena dibalik nama-nama Jawa ada makna dan harapan dari orang tuanya,
agar anaknya kelak bisa sesuai yang diharapkan…

Pandai menanam bunga, diberi nama Rosman.

Pandai memperbaiki mobil, diberi nama Karman.

Pandai dalam korespondensi, Suratman.

Gagah perkasa, Suparman.

Kuat dalam berjalan, Wakiman.

Ganteng dan manis, Legiman.

Ahli membuat kue, Paiman.

Pandai berdagang, Salman.

Pandai melukis, Saniman.

Sekarang Ajalmu Tiba

Seorang yang sedang menjelajah di pedalaman Amazon tiba-tiba saja sudah dikepung sekelompok primitif yang haus darah.

“Oo… Tuhan matilah aku…”, gumamnya.

Tiba-tiba dari langit di atasnya ada kilatan cahaya, dan terdengar suara menggema:

“Tidak anakku…, ajalmu belum tiba. Ambillah batu di dekat kakimu itu dan pukul kepala pemimpin mereka yang tepat berdiri di depanmu itu.”

Si penjelajah itu pun mengambil batu dan menyerang pemimpin gerombol itu, dan memukulkan batu itu ke kepala si pemimpin sekuat tenaga… dan si pemimpin itu mati seketika. Dia berdiri di atas mayat si pemimpin.

Seketika itu juga 100 orang primitif itu mengepungnya dengan muka sangat marah karena melihat pemimpinnya terbunuh. Kilatan dari langit itu muncul lagi dengan suara menggema:

“Sekarang… baru ajalmu tiba anakku…”

Lupa Menutup Kandang Singa

Pada suatu hari seorang pemimpin kebun binatang marah karena kandang singa lupa ditutup oleh petugas kandang. Ia pun lalu memanggil petugas kandang menghadap ke kantornya.

Kepala Kebun Binatang: “Heiiii… kenapa kamu lupa menutup kandang singa kemarin sore?”

Petugas Kandang: “Ehmmm… sebenarnya hal itu tidak perlu dipermasalahkan, Pak.”

Kepala Kebun Binatang: “Memangnya kenapa?”

Petugas Kandang: “Soalnya siapa sih yang berani mencuri singa…”

Kepala Kebun Binatang: “Haa… Huh?

Tebak-tebakan Humor

Apa beda Megi Z sama tukang sayur?
Kalo Megi Z teriak ‘teganya-teganya’ , kalo tukang sayur ‘togenya-togenya’

Kenapa di komputer ada tulisan ENTER?
Karena kalo tulisannya ENTAR, programnya ‘ngga jalan-jalan, dong…

Apa bahasa Arabnya orang jatuh dari lantai 100 sebuah gedung?
Innalillahi wa inna ilaihi rojiun

Binatang apa yang paling panjang?
Ular ngantri beras

Kenapa gorila lubang hidungnya besar?
Karena jari-jarinya juga besar, biar pas buat ngupil

Ikan apa yang lahir langsung disiksa ibunya?
Ikan lohan (liat aja kepalanya benjol)

Kenapa batman pake topeng?
Karena malu celana dalamnya keliatan

Siapa nama orang Bali yang hobi travelling?
Made (Made in Japan , Made in China , Made in Thailand )

Apa persamaan Pangeran Diponegoro dengan RA Kartini?
Sama-sama enggak punya handphone

Siapa presiden RI yang paling seksi?
Paha Bibi

Siapa wanita paling kuat sedunia?
Nyonya Meneer, berdiri sejak 1812

Apa beda onta dan kangkung?
Kalo onta di arab, kalo kangkung di urap

Apa persamaan KTP dan telor asin?
Sama-sama di cap stempel

Kenapa dokter kalo ‘mo operasi mulutnya ditutup?
Karena kalo matanya yang ditutup ‘ngga keliatan dong…

Apa bukti wortel baik untuk kesehatan mata?
Pernah liat kelinci pake kacamata?

Apa bahasa Indianya bumbu dapur?
Tumbar miri jahe

Binatang apa yang warnanya hitam-putih- merah?
Zebra masuk angin abis dikerokin

Nenek siapa yang jalannya loncat-loncat?
Neneknya kodok, neneknya kangguru, neneknya kelinci…

Kenapa air laut asin?
Karena ikannya pada keringetan

Mangga apa yang mengerikan?
MANGGAruk-garuk pantat singa

Profesi apa yang ‘ngga perlu sekolah?
Wasit tinju, cuman ngitung dari 1 sampe 10 doang

Mengapa dalam bahasa Inggris wanita disebut WOMAN?
Karena saat Adam melihat perempuan pertama kali, yaitu Hawa, ia berkata: “Wou… man…!!!

Ayahnya orang Bali , ibunya orang Betawi, siapa nama anaknya?
I Made Gede Amat

Ikan apa yang matanya banyak?
Ikan teri sekilo

Mengapa gunung berapi meletus?
Karena kalo mencair namanya gunung es

Kentutnya Ade Ray bunyinya gimana?
Brotot… brotot… brotot…

Kunci apa yang bisa bikin orang joget?
KUNCI-KUNCI HOTA HE

Siapa nama orang Jepang yang lahir di puncak Gunung Merapi saat gunung meletus?
Kurasa Takada

Apa yang bunyinya Bak! Buk! Bak! Buk! Dor! Dor! Dor?
Tukang balon lagi berantem

Hantu apa yang pinter ngitung?
Han, tu, tri, four, five…

Ayam apa yang paling kejam?
Ayam bakar wong Solo

Ketangkep Basah

Seorang guru bertanya pada muridnya tentang peribahasa.

Guru: “Apa arti peribahasa habis gelap terbitlah terang, anak-anak?”

Murid: “Itu sih gampang Bu, artinya ketangkep basah…”, salah satu murid menjawab.

Guru: “Maksudnya?”

Murid: “Ya maksudnya lagi enak-enak gelap-gelapan, eh lampunya dinyalain.

Guru: “!@*&^@#*^$#*&!”

Tips Naik Taksi

Sekarang ini kembali marak kejahatan di taksi… untuk itu semoga tips ini berguna terutama bagi para wanita. Berikut ini adalah cara/tips khususnya bagi wanita agar aman naik taksi di Jakarta:

1. Saat menyetop, periksa jumlah roda saat anda nyetop taksi, pastikan jumlahnya ada 4, kalo cuma 3 berarti anda salah nyetop, bukan taksi tapi bajaj.

2. Sebutkan tujuan anda dengan benar (jangan seenak udel anda sendiri, sebab belum tentu udel anda enak).

3. Jangan malu untuk bertanya karena malu bertanya sesat di jalan, tapi jangan terlalu banyak bertanya nanti malu-maluin.

4. Jika supir bersikap ramah balaslah dengan wajar, jangan berlebihan nanti malah ditaksir supir.

5. Jika anda sendirian duduklah di belakang supir, jangan duduk di pangkuan supir karena selain mengganggu pandangan, “bagian lain” si supir akan turut terganggu.

6. Terakhir, perhatikan selalu argometer saat di perjalanan, jangan sampe keliru argo bromo atau argo gede (karena kesalahan ini amat fatal dan anda makin jauh dari tujuan).

7. Penting juga nih… selain itu periksa juga jumlah kursinya, kalau jumlahnya banyak, berarti itu Metromini…

12 CD

Pada suatu hari ada wartawan yang sedang mewawancarai para pengunjung sebuah toko CD (underwear), lalu ia segera mewawancarai beberapa pengunjung.

Wartawan: Anda beli berapa buah?
Pembeli 1: 3.
Wartawan: Ngaturnya gimana?
Pembeli 1: Senin & Selasa, Rabu & Kamis, Jum’at & Sabtu, Minggu kan libur tuh… , jadi nggak pake deh…
Wartawan: Ooooooo…

Wartawan: Anda beli berapa?
Pembeli 2: 5.
Wartawan: Gimana ngaturnya?
Pembeli 2: Senin – Jum’at, karena Sabtu n Minggu libur, jadi tidak usah pakai.
Wartawan: Ooooooooo… I see.

Wartawan: Kalau anda berapa yang dibeli?
Pembeli 3: 12.
Wartawan: Wow!!! Banyak sekali!!!
Pembeli 3: Oh tentu…!(bangga)
Wartawan: Ngaturnya gimana, Bang?
Pembeli 3: Januari, Februari, Maret, April, Mei, Juni, Juli, Agustus, September, Oktober, November, Desember
Wartawan: Hah???

Vivin yang Sensitif

Ibu Vivin memasukkan Vivin ke sebuah sekolah negeri di kotanya. Karena Vivin adalah anak kesayangannya, maka sang ibu memberikan instruksi yang panjang kepada guru Vivin di hari pertama Vivin masuk sekolah.

“Vivin kecilku adalah seorang anak yang sangat sensitif dan perasaannya sangatlah halus,” kata sang ibu.

“Jadi, tolong jangan pernah hukum dia. Kalau Vivin nakal, pukul saja anak yang duduk di sebelahnya. Itu sudah cukup untuk membuat Vivin takut.”

Guru Vivin pun terdiam. :)

Item Deh

Sepasang suami istri sedang bercinta.

Menurut resep seorang para normal sang suami hanya boleh menggunakan “ujung kulon”-nya saja kalau ingin punya anak yang putih mirip indo seperti Bernard ato Dewi Sandra.

Mereka bercinta agak lama, tidak tahan sang suami berkata pada istrinya, “Dik, kita bikin yang kuning langsat aja ya??”

“Iya mas…”, jawab sang istri.

Sang suami senang dan menggunakan Manokwari-nya (kepala burung, red).

Berikutnya nggak tahan lagi sang suami berkata, “Dik, sementara kita buat aja dulu yang kayak Kris Dayanti ya?? (agak coklat maksudnya)

“Iya mas…” jawab sang istri.

Sang suami senang dan menggunakan wilayah Sentani (Manokwari ke bawah).

Sayang sekali, menjelang mencurahkan hasil karyanya sang suami nggak tahan dan memasukkan seluruh wilayah Irian Jaya sambil mengeluh, “Item deh… item… item…!!” :D

Wasiat Mbah Jo

Mbah Jo dirawat di rumah sakit. Menurut dokternya, asmanya sudah kronis hingga perlu dipasangi selang oksigen. Sudah beberapa hari dia tidak bicara dan seperti orang koma.

Dikira sudah menjelang ajal, dan atas keinginan mbah Jo juga, anaknya kemudian memanggil Mudhin Pengacara-nya untuk menyusun wasiat, Selagi pak Mudhin sedang asik berdiskusi, tiba-tiba Mbah Jo menggap-menggap tidak bisa bernafas, mukanya pucat, tangannya bergetar.

Dengan bahasa isyarat mbah Jo minta diambilkan kertas dan alat tulis.

Dengan sisa-sisa tenaganya mbah Jo menulis surat dan diberikan ke Mudhin.

Lalu pak Mudhin langsung menyimpan surat-surat itu tanpa membacanya karena pikirnya tidak tega membaca surat wasiat tersebut di depan mbah Jo. Tak lama kemudian mbah Jo meninggal dunia.

Pada selamatan hari ketujuh meninggalnya mbah Jo, Pak Mudhin diundang untuk datang. Selesai memimpin sambutan do’a, pak Mudhin berpidato, “Saudara-saudara sekalian, ini ada surat wasiat dari almarhum mbah Jo yang belum sempat saya sampaikan, yang isinya pasti nasehat untuk anak cucunya semua. Mari kita sama-sama membaca suratnya”.

Pak Mudhin kemudian membaca surat tersebut, yang ternyata berbunyi:

“DHIN, JANGAN BERDIRI DI SITU…! JANGAN INJEK SELANG OKSIGENKU…!”

Pernikahan dan Pemakaman

Saya selalu merasa tidak nyaman kalau harus datang ke pernikahan keluarga. Pengen tahu sebabnya?

Biasanya, tante-tante saya, oma, dan para kerabat lainnya akan datang menghampiri saya sambil menepuk-nepuk pundak saya, “Kamu berikutnya ‘kan?” kata mereka.

Sebel banget, tidak berperikejombloan sama sekali!

Kebiasaan ini berhenti setelah saya melakukan hal yang sama pada mereka di setiap acara pemakaman keluarga. :D

Ngadep ke Bawah

Karena krismon yang tak berkesudahan, sepasang suami istri yang tadinya akur belakangan jadi sering berantem. Nggak peduli waktu, biarpun malam mereka nggak mau gencatan senjata, sehingga kedengaran sama tetangganya.

“Pokoknya kalau gue mati, gue bakal jadi zombi, gue keruk lagi tanah di depan gue terus bangun buat ngejar lu!” demikian kedengaran sumpah serapah suaminya.

Tetangga yang ngedengerin ikut merinding lantaran menurut gosip yang beredar sang suami punya ilmu hitam.

Suatu hari sang istri terkejut lantaran serombongan orang mengantarkan suaminya yang telah menjadi jenazah.

“Suami anda adalah salah satu korban kerusuhan yang terjadi di Pasar Swalayan CJDW.”, demikian keterangan para pengantar.

Biarpun benci, tapi sebagai istri dia harus menguburkannya dengan baik. Beberapa hari berlalu setelah penguburan sang suami, para tetangga heran karena sang istri nampaknya enggak merasa takut sedikit pun terhadap ancaman suaminya dulu.

“Anda tidak takut dengan sumpah suami anda?” tanya tetangganya.

“Nggak…!” jawab sang janda. “Biarin saja dia ngerukin tanah. Dia gue kuburin ngadep ke bawah…!”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s